Kata Demokrat, Negara Tidak Perlu Minta Maaf ke Soekarno

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 06 Oktober 2015, 12:45 WIB
Kata Demokrat, Negara Tidak Perlu Minta Maaf ke Soekarno
syarief hasan/net
rmol news logo Negara tidak perlu meminta maaf kepada Presiden pertama RI Soekarno terkait isu keterlibatannya dalam gerakan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Hal itu sebagaimana dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10).

"Itu tidak perlulah. Kan sudah dijadikan dan mendapat gelar pahlawan nasional. Jadi, tidak perlu lagi," ujarnya.

Pemberian gelar pahlawan, menurutnya, sudah cukup menjelaskan integritas Soekarno kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Jadi semasa hidupnya tidak memliki cacat hukum. Kalau itu ada minta maaf, nanti sama saja memberikan pro dan kontra lagi," sambung mantan Menkop dan Koperasi itu.

"Kalau dari saya Partai Demokrat, (pemerintah) tidak perlu minta maaf," tandas anggota Komisi I DPR RI itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA