Demikian disampaikan Koordinator Kaukus Indonesia Hebat (KIH), Willy Kurniawan. Permintaan Willy ini terkait dengan keikutsertaan Syarifuddin Sudding ke Beijing bersama Ketua MPR Zulkili Hasan. Kaukus Indonesia Hebat melaporkan kunjungan ini ke MKD.
"Sangat tidak etis, majelis memutus perkara melibatkan anggota MKD yang turut serta bersama dengan terlapor," kata Willy dalam keterangan kepada redaksi beberapa saat lalu (Jumat, 2/10.
Penon-aktifan politikus Partai Hanura itu, ungkap Willy, sangat penting agar proses di MKD berjalan lebih fair.
"Kami kami meminta dengan sangat halus kepada Bapak Syarifudin Sudding agar non-aktif dulu hingga laporan kami selesai diputus Mahkamah Kehormatan," demikian Willy.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: