"Pahlawan itu bukan hanya kepada mereka yang memangkul senjata‎, bukan mereka yang TNI, Polri dan pejabat publik. Pahlawan itu bisa saja dari rakyat biasa dan swasta," kata Todung di sela-sela pemakaman jenazah Bang Buyung, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (24/9).
Pemakaman Bang Buyung‎ ala milter itu dipimpin oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution dilanjutkan dengan kata perpisahan dari negara. Sementara sambutan perpisahan dari keluarga disampaikan oleh Todung.
Kembali soal gelar pahlawan, Todung menegaskan dorongan beberapa pihak agar Bang Buyung diberi penghargaan berupa pahlawan nasional bukan berasal dari keluarga.
"Saya kira itu bukan keinginan keluarga, tapi negara menghargai‎ nggak warga negaranya. Kalau keinginan keluarga, mungkin ada yang mau ada yang tidak. Tapi yang penting negara menghargai nggak kiprah dan sumbangsih perjuangan dari rakyatnya. Yang memang bisa dilihat siapa yang bekerja dan tidak bekerja," ujar Todung.
Tambah dia, kalau memang Bang Buyung nantinya memperoleh gelar pahlawan nasional, itu bukan atas dorongan keluarga, tapi datang dari negara.‎
[sam]
BERITA TERKAIT: