Dua Program Ini Jadi Andalan Menteri Khofifah untuk Kembangkan Desa Mandiri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 22 September 2015, 01:26 WIB
Dua Program Ini Jadi Andalan Menteri Khofifah untuk Kembangkan Desa Mandiri
khofifah indar parawansa/net
rmol news logo . Dalam lima tahun ke depan, pemerintah menargetkan mengembangkan tujuh ribu desa mandiri. Dan Kementerian Sosial, mendapat tugas 100 desa yang dimitrakan dengan 14 perguruan tinggi di Indonesia.

"Pengembangan tujuh ribu desa tersebut, dilaksanakan oleh 17 kementerian atau lembaga dengan berbagai program. Format Kemensos melalui Rutilahu dan Kube," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa usai peletakan batu pertama pengembangan desa mandiri di Semarang, Jawa Tengah (Senin, 21/9).

Di Semarang, pengembanan desa bermitrakan Universitas Sultan Agung (Unissula) yang dilaksanakan di 11 desa dengan 302 rumah tidak layak huni (rutilahu) menjadi rumah layak huni dan Kelompok Usaha Bersama (Kube).

Untuk mendapatkan bantuan Kube, keompok tidak memberikan jaminan dalam bentuk apapun. Sebab, dana yang dipakai bantuan sosial (bansos) dari pemerintah untuk mendongkrak ekonomi dan kesejahteraan warga.

"Fokus Kemensos membangun rumah tidak layak menjadi layak huni dan pemberderdayaan ekonomi melalui program Kube terdiri 10 orang dengan indeks bantuan Rp 20 juta per kelompok," katanya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA