Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga saat mengunjungi bank pelaksana untuk meninjau penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMK. Ada dua bank pelaksana di Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan yang dikunjungi, yakni Kantor Cabang Bank Mandiri Melawai dan Kantor Cabang Utama BNI Melawai.
"Kalau dulu dia (UKM) bayar bunga 22 persen, sekarang 12 persen. Artinya sudah ada untung 10 persen minimal sudah ada. Dan saya tanya kepada beberapa yang menerima KUR, ada warung tegal, warung padang, minimal pendapatan mereka 1,5 juta per hari dan minimal pekerja mereka 3 orang satu warung nah ini UKM ini memang menjadi
backbone-nya ekonomi Indonesia. Di dalam pelemahan ekonomi mereka masih survive," katanya (Selasa, 15/9).
Dia yakin dengan kebijakan penuruan bunga KUR ini bisa membuat ekonomi kerakyatan kita makin bergeliat, apalagi mulai tahun depan, bunga KUR akan kembali diturunkan menjadi 9 persen. Dengan demikian menurutnya pemerintah bisa memangkas prosentase gini rasio.
"Nah inilah tujuan kita bagaimana kita bersinergi pemerintah, bank pelaksana dan tentunya para nasabah-nasabah itu, sehingga uang dari kredit yang diterima bisa dimanfaatkan dengan baik," ucap Menkop.
[ysa]
BERITA TERKAIT: