Menurut Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Khotibul Imam Wiranu, pertemuan tersebut bisa jadi dilakukan guna memulihkan perekonomian Indonesia.
"Ya saya kira langkah ini diambil Jokowi untuk memperbaiki ekonomi Indonesia," terang dia dalam keterangannya kepada redaksi, Selasa (1/9).
Khotibul jelaskan, tentu tidak bisa dihindari jika pada akhirnya Jokowi melakukan langkah-langkah pemulihan ekonomi dengan cara meminjam dana IMF untuk keberlangsungan pembangunan. Namun, dia tetap mengingatkan bahwa sedikit sekali "obat" IMF yang diberikan kepada negara-negara berkembang berhasil menyembuhkan penyakit ekonomi yang sedang diderita.
"Lebih banyak negara yang justru akhirnya terpuruk jika pembangunannya mengandalkan dana IMF," tambah Khotibul.
"Sejak Pak Harto tanda tangan menyetujui MoU dengan IMF tahun 1997 disaksikan Camdessu saat itu, ekonomi Indonesia semakin lemah dan sampai hari ini tidak ada tanda yang menunjukkan kebangkitan ekonomi kita," tambah dia.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pemerintah RI tidak bakal meminta pinjaman uang kepada IMF. Pertemuan itu hanya membahas seputar kondisi ekonomi dunia yang sedang susah.
[sam]
BERITA TERKAIT: