Suharso Monoarfa Harusnya Mikir Dulu Sebelum Meragukan Pilihan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 20 Agustus 2015, 07:47 WIB
Suharso Monoarfa Harusnya <i>Mikir</i> Dulu Sebelum Meragukan Pilihan Jokowi
suharso/net
rmol news logo . DR. Rizal Ramli dipilih, ditunjuk dan dilantik menjadi Menko Maritim dan Sumber Daya oleh Presiden Joko Widodo yang memegang hak prerogatif dalam memilih menteri untuk membantu kabinet.

Tentu saja Jokowi mempunyai keyakinan dengan memilih Rizal Ramli. Rizal Ramli diyakini akan membawa perbaikan kinerja kabinetnya sehingga memulihkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintahannya yang telah berjalan 11 bulan ini.

Demikian dikatakan Sekjen Perkumpulan Kedaulatan Rakyat., Khalid Zabidi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 20/8).

Pernyataan Zabidi ini terkait dengan perkataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa yang meminta Rizal Ramli mundur karena sikapnya yang tegas dan transfaran soal wacana pembatalan rencana pembelian 30 pesawat Airbus A350 oleh Garuda dan megaproyek pembangkit listrik 35.000 megawatt.

"Pernyataan Suharso merupakan bentuk ketidakpuasan dan meragukan atas pilihan menteri yang dilakukan Jokowi," ungkap Khalid Zabidi.

Selain, lanjut Khalid Zabidi, pernyataan Suharso sebagai wantimpres mengenai Rizal Ramli juga seharusnya  disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo, dan bukan menambah panjang komentar tidak perlu di media massa.

"Sebagai wantimpres harusnya Suharso perlu menimbang-nimbang omongannya terlebih dahulu mengenai keraguan dan ketidakpuasannya terhadap Jokowi karena memilih RR sebagai Menko Maritim sebelum mengeluarkan pernyataan ke media secara terbuka yang justru menambah keruh suasana," demikian Khalid. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA