Andrinof berada di antara para undangan yang terdiri para menteri, pimpinan lembaga negara, duta besar negara-negara sahabat dan dari unsur-unsur undangan lainnya.
"Ya. Saya menerima undangan dari Presiden Jokowi dan Ibu Negara. Awalnya, undangan dikirim ke Widya Chandra. Tetapi karena saya sudah pindah dari rumah dinas tersebut, pihak protokol mengabarkan ke saya via SMS disertai kata-kata bahwa undangan itu atas arahan khusus dari Bapak Presiden," kata Andrinof, yang merupakan salah satu tim perumus Visi-Misi Jokowi saat Pilgub dan Pilpres, beberapa saat lalu (Selasa, 18/8).
Di dalam tenda besar yg dipasang di halam dalam Istana itu Andrinof tampak duduk satu meja dengan Menteri Keuangan Bambang S. B Brojonegoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Usai acara, menjelang meninggalkan tempat acara, Andrinof juga sempat bersalaman dan saling menempelkan pipi kiri dan kanan dengan Presiden.
Ketika ditanyakan mengapa masih berkenan hadir di Resepsi HUT Kemerdekaan di Istana Negara ketika menteri-menteri yang diresufhle lainnya tidak ada satupun yang hadir.
"Saya menghargai Pak Jokowi sebagai kawan diskusi sejak beliau masih Walikota Solo, sebagai Presiden yang pernah jadi pimpinan saya, dan saya mensyukuri atas kemerdekaan bangsa ini yang sudah 70 tahun ini. Selama beliau masih berusaha menjaga arah pembangunan ini ke arah yang lebih baik yah kita tetap saling berteman dan mendukung," demikian Andrinof.
[ysa]
BERITA TERKAIT: