Tak Hanya Cari Untung, Produsen Kendaraan Juga Harus Pecahkan Permasalahan Kemacetan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 13 Agustus 2015, 15:39 WIB
Tak Hanya Cari Untung, Produsen Kendaraan Juga Harus Pecahkan Permasalahan Kemacetan
Edison Siahaan/net
rmol news logo Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak pemerintah dan Polri agar mewajibkan kegiatan yang bisa memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas pada pameran mobil dan motor yang akan digelar pada 20-30 Agustus 2015 mendatang. Ini dilakukan untuk mempercepat proses terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas.
 
"Sebagai wujud kepedulian terhadap masalah lalu lintas, pemerintah harus mewajibkan agen pemegang merek (APM) membuat kegiatan yang bisa memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas, kepada para pengunjung," kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, Kamis (13/8).
 
Menurutnya, permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat, khususnya di Ibukota Jakarta dan sekitarnya, sudah masuk dalam katagori gawat darurat. Untuk itu APM juga harus ikut bertanggungjawab, memecahkan permasalahan lalu lintas.
 
"Produsen kendaraan, jangan hanya cari untung saja. Timbulnya problem lalu lintas juga dampak dari produksi mereka, sebagai wajud kepedulian, APM harus ikut memberikan edukasi kepada masyarakat," tegas Edison.
 
Dikatakan, dua pameran mobil terbesar di Indonesia akan digelar secara bersamaan dia dua tempat terpisah pada 20-30 Agustus mendatang. Indonesia International Motor Show (IIMS) akan diadakan di Jakarta International (JI) Ekspo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedangkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Tangerang. 
 
"ITW berharap pameran yang akan diikuti sejumlah merek mobil dan motor terkenal itu memberikan efek positif bagi masyarakat. Serta menuntut peran aktif para APM untuk membangun Kamseltibcar lalu lintas di Indonesia," demikian Edison Siahaan lewat rilisnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA