Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Wikileaks: AS Mata-matai Jepang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Sabtu, 01 Agustus 2015, 15:13 WIB
Wikileaks: AS Mata-matai Jepang
ilustrasi/net
rmol news logo . Wikileaks kembali membobol dokumen rahasia milik Amerika Serikat. Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa negara Paman Sam itu memata-matai para pejabat dan perusahaan Jepang.

Berdasarkan berita yang dihimpun dari VOA.com (Jumat, 31/7), Wilileaks menerbitkan daftar 35 perusahaan asing, kementerian dan para individu yang diidentifikasi sebagai target pengawasan Badan Keamanan Nasional AS (NSA).

Lebih lanjut Wilileaks membeberkan pemantauan tersebut dilakukan AS sejak tahun 2006, saat Perdana Menteri Shinzo Abe mulai menduduki jabatan untuk pertama kalinya. Penyadapan yang dilakukan AS terkait dengan topik-topik hubungan antara AS dan Jepang, negosiasi perdagangan dan strategi perubahan iklim.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sebagian dari informasi tersebut telah diteruskan kepada "mitra intelijen" Amerika, yaitu Australia, Inggris, Kanada, dan Selandia Baru.

Sekretaris Pers Kementerian Luar Negeri Jepang, Yasuhisa Kawamura mengatakan Jepang dan Amerika Serikat sedang berkomunikasi mengenai isu "pengumpulan informasi" NSA tetapi menolak untuk memberikan rincian. Dia menambahkan bahwa Jepang akan terus menempuh semua langkah yang diperlukan untuk melindungi informasi negaranya.'

Kedutaan Besar AS di Tokyo mengatakan telah menerima laporan itu, namun tidak memberikan komentar apapun. Perusahaan Mitsui juga menolak berkomentar, dan Mitsubishi tidak memberi tanggapan apapun.

Sebelumnya, pada bulan Juni, WikiLeaks merilis dokumen yang mengatakan AS memata-matai tiga Presiden Perancis yang lalu, yang memicu sengketa diplomatik antara kedua negara yang telah menjalin hubungan baik sejak tahun 1700-an. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA