Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

KBRI Damaskus Tetap Rayakan Hari Kemerdekaan di Tengah Konflik Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Sabtu, 25 Juli 2015, 14:58 WIB
KBRI Damaskus Tetap Rayakan Hari Kemerdekaan di Tengah Konflik Suriah
ilustrasi/net
rmol news logo . Krisis berkepanjangan di Suriah tidak menyurutkan KBRI Damaskus untuk memperingati HUT RI ke-70. Di tengah kondisi Damaskus yang memang sudah relatif aman, pekan olah raga HUT RI ke-70 resmi dibuka.

Menurut Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kepala Perwakilan RI untuk Republik Arab Suriah, Didi Wahyudi, pekan olah raga tersebut dibuka dengan pertandingan futsal persahabatan antara Perhimpunan Pelajar Indonesia melawan staf KBRI Damaskus di Uptown Center, Damascus Countryside.

"Berolah raga tidak hanya agar sehat, tapi juga melatih sportivitas. Kalah menang tidak jadi soal. Yang penting memeriahkan peringatan hari kemerdekaan kita," kata Didi melalui siaran pers yang dikirim beberapa saat lalu (Sabtu, 25/7)

Didi menambahkan, serangkaian lomba tersebut memang disiapkan untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-70 di beberapa tempat yang terpisah. Seperti untuk futsal sendiri diadakan di Uptwon Center, tenis meja di kantor KBRI dan renang di Wisma Duta.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Damaskus, AM. Sidqi mengatakan kondisi Suriah pasca bulan Ramadhan memang lebih tenang dan aman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ditambah lagi kata Sidqi kekhawatiran ancaman pemberontak yang akan membombardir dan merebut Damaskus ketika bulan Ramadhan, tidak terjadi. Bahkan sepanjang Ramadhan hingga lebaran, Damaskus relatif aman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu, semua kegiatan peringatan HUT RI dikonsentrasikan di Wisma Duta, karena alasan keamanan. Sementara tahun ini, kondisi lebih aman dan tenang. Kita berani mengadakan perlombaan di Kota Damaskus," demikian Sidqi.

Sejauh ini, Pemerintah Indonesia telah merepatriasi lebih dari tujuh ribu WNI sejak krisis terjadi di Suriah dalam kurun waktu lima tahun ini. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA