Tiga Strategi Menkeu Perkokoh Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 08 Juni 2015, 21:02 WIB
Tiga Strategi Menkeu Perkokoh Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas
rmol news logo Arah kebijakan fiskal 2016 adalah menterjemahkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016, yaitu memperkuat fundamental pembangunan nasional dan melahirkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Begitu pemaparan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro dalam pertemuan dengan Komisi XI DPR RI di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 8/6).

"Tema kebijakan fiskal 2016 adalah penguatan pengelolaan fiskal dalam rangka memperkokokoh fundamental pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," ujarnya.

Dijabarkan Menteri Bambang bahwa ada tiga strategi yang akan diupayakan kementeriannya dalam mewujudkan hal tersebut. Pertama, memperkuat stimulus fiskal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing. Kedua, memperkuat ketahanan fiskal. Sementara strategi ketiga adalah mengendalikan risiko serta menjaga kesinambungan fiskal.

"Stimulus fiskal akan ditempuh melalui pemberian insentif fiskal untuk sektor strategis, peningkatan ruang fiskal, peningkatan belanja produktif dalam bentuk infrastruktur, dan instrumen pembiayaan baik melalui PNM maupun penjaminan," ujarnya.

Sementara untuk memperkuat ketahanan fiskal, Kementerian Keuangan akan dilakukan dengan memperkuat bantalan fiskal dan meningkatkan fleksibilitas anggaran dengan penguatan payung hukum untuk mengendalikan kerentanan fiskal.

"Sementara suistainable fiskal intinya defisit harus tetap aman, rasio utang harus dikendalikan, dan keseimbangan primer harus dikendalikan," tandasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA