Hal ini diakui politikus Partai Demokrat, Ivan Ajie Purwanto, yang siap maju dalam bursa Walikota Tangerang Selatan periode 2016-2021 tahun 2015 ini. Karena itu, dia sudah menyiapkan kiat khusus untuk memastikan semua program yang telah ditetapkan berjalan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Saya akan menjalankan konsep kantor berpindah, dari satu kelurahan ke kelurahan lain setiap minggu," ujar Ivan Ajie Purwanto, Kamis (4/6).
Ayah tiga anak ini ingin memastikan, jika terpilih komitmen tersebut akan direalisasikan dalam rangka mengimplementasikan visi dan misinya: Bersih dan Bisa.
Melalui strategi kantor berpindah tersebut, dia juga ingin warga Tangerang Selatan merasakan kehadiran pemerintah di sekitarnya. "Harus diingat, birokrasi itu pelayan rakyat, bukan atasan yang justru ingin dilayani," tegas anggota DPRD Banten kelahiran 31 Juli 1976 ini.
Sebab, kata ayah tiga anak ini, jika pemerintahan daerah ingin berhasil, para birokrat jangan merasa lebih terhormat dibandingkan warganya. "Karena pada dasarnya, para birokrat adalah warga juga, yang semestinya bisa merasakan dan mendengarkan dengan bijak kebutuhan warga," ungkapnya.
Menyinggung persoalan buruknya infrastruktur jalan dan kemacetan yang banyak dikeluhkan warga, Ivan menegaskan Walikota harus hadir dan memastikan tidak ada jalan yang rusak di Tangsel.
"Jangan sampai ada jalan rusak hingga berbulan-bulan, bertahun-tahun, seolah-olah birokrasi atau pemerintah daerah tinggal di planet lain yang tidak mendengar dan melihat," demikian Ivan, politikus yang juga seorang pengusaha ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: