Yusril: Justru Ganjar yang Terus-terusan Galang Opini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 02 Juni 2015, 04:22 WIB
Yusril: Justru Ganjar yang Terus-terusan Galang Opini
yusril ihza mahendra/net
rmol news logo . Yusril Ihza Mahendra tidak terima dengan pernyataaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyebut PT Indo Perkasa Usahatama (IPU) diwakili dirinya sebagai pengacara, sedang berusaha membentuk opini publik.

"Justru Ganjar yang terus-terusan galang opini melalui media tetapi di pengadilan tidak pernah mampu menunjukkan bukti kebenaran ucapannya," sebut dia, Selasa (2/6).

Menurut Yusril, pengadilan adalah arena hukum yang harus dihadapi dengan cara-cara hukum. Kalau merasa benar silahkan Ganjar beberkan bukti di pengadilan.

Nyatanya, lanjut Yusril, Ganjar tidak sanggup menyanggah bukti-bukti yang kami ajukan. Saksi yang dihadirkan kuasa hukumnyapun ternyata beri keterangan palsu.

"Keterangan saksi-saksi itu tidak cocok dengan dokumen otentik yang diperlihatkan di pengadilan. Saksi mengaku menerima ganti rugi lahan dari pemda," ujar mantan Menteri Sekretaris Negara itu.

Namun bukti kwitansi asli menunjukkan uang ganti rugi bukan dari Pemprov Jateng tapi dari Penggugat PT IPU.

"Ganjar juga tidak bisa buktikan APBD Pemprov Jateng sejak tahun 1984 pernah menggangarkan biaya ganti rugi lahan PRPP. Kalau tidak pernah dianggarkan lantas darimana Pemprov Jateng dapat uang untuk membebaskan lahan untuk PRPP?" imbuh Yusril.

Karena itu, sambung dia, Ganjar hanya omong doang tidak bisa buktikan kebenaran ucapannya di pengadilan. Ganjar malah bangun opini lewat media.

Karena itu 5 saksi belakangan yg akan dihadirkan kuasa hukum Ganjar akhirnya meninggalkan pengadilan tdk mau bersaksi

Saksi2 itu khawatir karena akan kami tuntut kalau mrk memberikan keterangan palsu dibawah sumpah di pengadilan

Ganjar berusaha menarik dukungan DPRD Jateng atas posisinya yg kian terpojok di pengadilan. Dukungan DPRD ini jelas politis bukan hukum

"Karena itu saya menghimbau Ganjar ayo kita fair di pengadilan. Dulu kami sudah ajak damai anda menghindar terus tidak mau bertemu. Di sidang mediasi pun kami tawarkan skema perdamaian tapi Ganjar menolak. Ganjar malah bangun opini politik melalui media," beber.

"Kini dalam posisi makin tersudut karena tidak punya alat bukti yang memadai, Ganjar malah menuduh saya bentuk opini," kata Yusril menambahkan

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan akan terus berjuang untuk menyelamatkan aset negara yang ada di Kompleks Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, yang tengah digugat di Pengadilan Negeri Semarang oleh PT Indo Perkasa Usahatama (IPU) yang diwakili Yusril Ihza Mahendra. Ganjar menyebut Yusril sedang berusaha membentuk opini publik yang menguntungkan pihak perusahaan.

Sengketa lahan ini menjadi polemik di Pemprov Jateng dan masyarakat. Pemprov Jateng duduk sebagai tergugat I digugat secara perdata sebesar Rp 1,6 triliun karena dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum. Pihak Pemprov tak menerima dan kemudian menggugat balik penggugat senilai Rp 555 miliar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA