Keenam peserta tersebut adalah Baharudi Wijayanta Bekti Muktara, Heru Pambudi, Kushari Supriatno, Marisi Zainuddin Sitohang, Susiwijono, dan Syafri Adnan Baharuddin.
Namun, proses seleksi calon Dirjen Bea dan Cukai tersebut dinilai tidak dilakukan secara transparan. "Seleksi Dirjen Bea dan Cukai ini masih gelap," tegas Direktur Center of Budget Analysis Uchok Sky Khadafi, Kamis (28/5).
Dia mengungkapkan, banyak publik tidak tahu dan mempertanyakan enam rekam jejak peserta tersebut.
"Seharusnya tim panitia seleksi mengumumkan nilai keenam calon yang telah lolos seleksi dan tinggal mengikuti proses wawancara dengan Menteri Keuangan. Siapa yang tidak lolos juga sebaiknya harus diumumkan.
"Pengumuman ini penting, agar enam orang ini tidak vonis publik karena mereka lolos karena faktor lobi-lobi, kekuatan jaringan dan uang. Tapi mereka lolos berdasarkan kapasitas," demikian Uchok.
[zul]
BERITA TERKAIT: