RS Siloam Manado Klaim Telah Beri Kompensasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 28 Mei 2015, 04:02 WIB
RS Siloam Manado Klaim Telah Beri Kompensasi
rmol news logo Pihak Rumah Sakit Siloam Manado mengklaim telah memberikan kompensasi yang cukup kepada Aditya Jidan Alfarezqi, bayi yang lahir di RS Siloam Manado pada Selasa, 12 Mei 2015 lalu. Aditya yang lahir dan dirawat di kamar 2103 sejak tanggal 11 Mei hingga 16 Mei 2015.

"Saya tidak tahu penyelesaiannya seperti apa. Tapi sudah selesai. Aditya sudah menerima kompensasinya," ujar Tim Supervisi RS Siloam Pusat, dr. Mangantar saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu sore (27/6).

Mangantar mengklaim persoalan tersebut tidak perlu lagi diperpanjang. Ia memang tidak membantah seluruh keluhan yang disampaikan oleh ayah Aditya, Ton Abdillah Has melalui surat pembaca di situs RMOL. (Baca: Surat Terbuka untuk RS Siloam Manado)

Namun, ia tidak bisa menjelaskan secara detail alasan mengapa pihak RS Siloam Manado memberikan kompensasi tanpa penyelidikan lebih lanjut kepada keluarga korban.

Sementara itu, Hospital Director RS Siloam Manado, dr. Abraham tidak dapat menjawab alasan mengapa sempat terjadi infeksi dan mengeluarkan bau pada tali pusar Aditya.

"Soal infeksi kami tidak bisa mengatakan tidak berhubungan (dengan pelayanan) RS Siloam (Manado)," katanya.

Selain itu, Abraham mengakui ada miskomunikasi antara pihak rumah sakit dengan keluarga pasien. "Memang perawat yang menanganinya tidak menjelaskan dengan baik kepada keluarga Aditya," singkatnya.

Terkait AC rumah sakit berusia 3 tahun tersebut yang mati, Abraham pun berkilah telah menawarkan solusi berupa pindah ke ruang yang lebih nyaman dan memiliki fasilitas AC. "Tetapi keluarga pasien menolak," tukas Abraham. 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA