Lantas, apakah Ahok yakin Ridwan bisa memimpin Jakarta? Bagi Ahok, sosok Ridwan Kamil tak bisa diremehkan.
"Saya enggak tahu, kita enggak bisa menganggap remeh orang. Kita mesti lihat hasilnya di Bandung seperti apa. Dulu orang bilang mana bisa Ahok Bupati Belitung Timur mimpin Jakarta. Jokowi lagi dari Solo, buktinya jadi presiden," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (7/5).
Ahok berharap agar Kang Emil sapaan Ridwan Kamil, bisa mengatur birokrasi di Bandung. "Kalau kamu mau tanding di Jakarta, kamu mesti punya bukti soal anggaran birokrasi, soal bangunan," ucapnya.
Mantan Bupati Belitung Timur itu menyatakan, Ridwan pernah duduk di Tim Penasihat Arsitektur Kota Pemprov DKI era Fauzi Bowo. "Yang mutusin desain apa, dia arsitek, kan bagus tuh. Nah, kalau bagus buktikan di Jakarta, orang lihat rekam jejak," ujarnya.
Ahok mengaku belum mengetahui apakah akan menang dalam Pilgub DKI 2017 nanti. Ini tergantung penilaian dari masyarakat Jakarta terkait realisasi programnya.
"Masih ada waktu sampai 2017. Saya enam bulan dinilai orang kalau sampai selesai 2016, kira-kira hasilnya apa? Bohong apa enggak, ya kan? Orang bakal lihat benar enggak nih, ya kan?" tandas Ahok dilansir dari
JPNN.
Berikut elektabilitas hasil survei terbaru Cyrus Network yang dirilis Kamis (7/5). Basuki T Purnama Ahok (26,4 persen), Joko Widodo (6 persen), Ridwan Kamil (5,9), Fauzi Bowo (4,1), Tri Rismaharini (3,1), Nachrowi Romli (2,6), Prabowo Subianto (2,4), Abraham Lunggana (1,4) dan Djarot Saiful (1,3), Biem Benyamin (0,9) dan Boy Sadikin (0,8).
[rus]
BERITA TERKAIT: