
. Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis mengakui adanya anak putus dan tidak sekolah di Kota Cirebon. Akan tetapi, dia tidak tahu jumlah pastinya.
"Tidak terlalu jelas persentase yang anak putus dan tidak sekolah, tapi memang ada. Nanti saya akan tanya langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan," kata Nasrudin Azis usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Kejaksan, Kota Cirebon, Sabtu (2/5).
Nasrudin mengatakan, persoalan anak putus dan tidak sekolah ini harus segera diselesaikan. "Kalau masih banyak harus ditekan semaksimal mungkin. Kami dan dewan sepakat untuk setiap anak harus dapat pendidikan," kata mantan Ketua DPRD Kota Cirebon ini.
Dengan anggaran pendidikan lebih dari 20 persen, menurut politisi asal Partai Demokrat ini, tidak ada lagi alasan anak putus dan tidak sekolah dengan dalih biaya. "Saya tidak mau lagi lihat anak putus dan tidak sekolah. Ini pertaruhan Dinas Pendidikan," kata Nasrudin Azis.
[sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: