"PDIP menyadari penindasan dan pengabaian hak-hak buruh masih terjadi secara praktik maupun dari sisi kebijakan," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/5).
Karenanya, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, partai banteng menyerukan kaum buruh terus membangun kekuatan dan posisi tawar untuk bisa mencapai kesejahteraan. Menurut Hasto, Karena negara tidak mungkin sejahtera bila kaum buruh tidak sejahtera.
"PDIP mendukung perjuangan buruh mendapatkan hak-haknya, menjamin buruh memiliki rumah, fasilitas kesehatan, dan pendidikan yang layak," katanya.
Hasto menilai, komitmen terhadap buruh ini merupakan perintah konstitusi. Di mana, negara bertanggung jawab menyediakan lapangan kerja yang layak bagi warganya. Karena itu, negara wajib menghadirkan kerja layak, upah layak, dan hidup layak yang sejalan dengan perlindungan dan penguatan industri nasional.
"Kongres IV PDIP beberapa waktu lalu telah memutuskan untuk mendorong lahirnya undang-undang tentang kewirausahaan, perlindungan pekerja rumah tangga, sistem pengupahan, tentang pengawasan ketenagakerjaan, serta revisi undang-undang tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja di luar negeri," tandas Hasto.
[wah]
BERITA TERKAIT: