Istri Menteri Ferry: PKK dan Puskesmas Harus jadi Ujung Tombak Pendidikan Kanker Serviks

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 20 April 2015, 22:14 WIB
Istri Menteri Ferry: PKK dan Puskesmas Harus jadi Ujung Tombak Pendidikan Kanker Serviks
ilustrasi/net
rmol news logo . Tidak mau ketinggalan berperan dalam kabinet kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, para istri-istri kabinet kerja yang tergabung dalam OASE mengambil peran penting pula. Mereka mencurahkan perhatian khusus dalam kesuksesan penekanan angka kanker serviks terhadap kaum hawa.

Anggota OASE Bidang Pendidikan, Hanifah Husein Ferry menyatakan, peran serta istri-istri kabinet kerja fokus dalam beberapa bidang antara lain menyukseskan pendidikan atau meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pembunuh nomor wahid bagi kaum perempuan tersebut.

Bahkan, rencananya Selasa besok (21/4), para istri kabinet akan melakukan teleconfrence dengan Ibu Negara dari 11 wilayah di Indonesia antara lain Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Lampung dan Seluruh Jawa.

"Program penggalakan kesadaran bahaya kanker serviks sudah berjalan dan menjadi prioritas lima tahun. Saya mendapatkan tugas di Medan. Dan akan dilakukan di Puskesmas Tanjung Morawa Pekan," jelas istri dari Menteri ATR Ferry Mursydan Baldan itu dalam keterangan pada media.

Masih kata dia, OASE akan menjadikan PKK dan Puskesmas bahkan Posyandu sebagai ujung tombak kesuksesan program tersebut. Ia juga berharap masyarakat tidak lagi takut untuk memeriksakan secara dini dan mempunyau pendidikan tentang bahaya serviks.

"Nantinya dokter-dokter dari Puskesmas akan menjadi kepanjang tanganan tentang pendidikan kanker serviks," jelasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA