Politikus PDIP, Dwi Ria Latifa yang mengatakan itu ketika dijumpai di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 20/4).
"Bagi saya, Lebih cepat lebih baiklah," terang anggota Komisi III DPR ini.
Dwi Ria prihatin dengan kinerja sejumlah pembantu presiden yang kerap mendistorsi pesan presiden terhadap parlemen serta pihak partai pengusung. Sehingga, pesan yang sampai ke parlemen dan partai pengusung tak sesuai dengan apa yang diucap oleh Jokowi.
"Karena presiden sendiri mengatakan pesannya A nyampenya B," kata dia.
Meski begitu, Ria tetap menyebut bahwa reshuffle merupakan sepenuhnya hak prerogatif Presiden Jokowi.
"Kalau sekiranya pekerjaan menteri membuat kinerja presiden terganggu dan tidak membuat presiden terbantu, saya kira perlu dipertimbangkan untuk diganti," tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: