Walikota Bogor: Aparat Tak Boleh Kalah dengan Begal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 02 April 2015, 06:59 WIB
Walikota Bogor: Aparat Tak Boleh Kalah dengan Begal
Bima Arya/net
rmol news logo . Seluruh aparat Pemko Bogor sepakat untuk tingkatkan pengamanan lingkungan terkait penyakit sosial dalam masyarakat, seperti pembegalan.

Demikian hasil rapat koordinasi Walikota Bogor Bima Arya dengan muspida dan seluruh camat se-Kota Bogor, Jawa Barat (Rabu, 1/4).

"Kami segera melakukan identifikasi titik-titik rawan, tempat-tempat tertentu, rumah, tempat umum, pertokoan, minimarket, bank dan sebagainya. Serta mengefektifkan unsur-unsur pengamanan wilayah lintas aparat dan mengajak peran serta warga menjaga lingkungannya masing-masing," sebut Bima Arya.

Mereka juga akan melakukan aksi gabungan pengamanan wilayah dengan rencana aksi koordinasi lintas aparat di wilayah secara periodik.

"Kepada rekan-rekan wilayah camat dan lurah untuk melakukan pengamatan, pemantauan secara berkala dan berbagi tugas memeriksa tempat-tempat umum yang telah dipasang CCTV dan mengganti kualitas CCTV agar kemampuan daya rekamnya lebih baik," ujar politisi PAN ini.

Sementara itu, bidang penerangan jalan umum agar segera mendeteksi tempat-tempat dan jalan-jalan yang Penerangan Jalan Umum-nya mati dan segera lakukan perbaikan.

Dan Pemko Bogor segera melakukan Apel Akbar lintas elemen untuk siaga dalam pengamanan dan sekaligus memberikan penghargaan kepada korban yang telah melakukan perlawanan kepada begal.

"Pemkot mengaktifkan terus pengaduan online dan segera meindaklajuti pengaduan tersebut sesuai SOP yang telah ditetapkan. Aparat tidak boleh kalah dengan begal. Insya Allah kita tidak diam," demikian Bima Arya.

Seperti yang diwartakan, Ahmad Markus, seorang pengendara sepeda motor, tewas ditembak kawanan begal. Dia ditembak di leher karena berupaya mengejar begal yang mencuri sepeda motor milik temannya.

Aksi penembakan terjadi di Jalan Perikanan Darat, depan Perumahan Cimanggu Residence, RT 3 RW 16, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa malam (31/3/). Setelah menembak Markus, para begal melarikan diri ke arah Gang Masjid, Cilendek, Bogor Barat, Kota Bogor. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA