Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 09 Mei 2026, 05:36 WIB
Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menyapa warga dari atas kuda yang ditungganginya di depan Museum Pajajaran Batutulis, Bogor, Jumat malam, 8 Mei 2026. (Foto: RMOLJabar/Heri Supriatna)
rmol news logo Kirab Milangkala Tatar Sunda berlangsung meriah di Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat malam, 8 Mei 2026. Sorakan ribuan warga yang sudah menunggu sejak sore terus menggema. 

Arus lalu lintas pun terpantau padat merayap karena di sepanjang Jalan Batutulis dipenuhi ribuan orang yang tengah menunggu kedatangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 

Terlihat sejumlah pejabat dan kepala daerah datang ke Museum Pajajaran Batutulis untuk menghadiri acara tersebut.

Mereka yang datang di antaranya, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wali Kota Depok Supian Sauri, Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhendi alias Jaro Ade.

Selang beberapa menit sang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba mengenakan pakaian serba putih dilengkapi dengan ikat kepala yang menjadi ciri khasnya. 

Dedi Mulyadi kemudian menghampiri dan menyapa Wali Kota Bogor Dedie Rachim serta para kepala daerah lainnya berada di pelataran Museum Pajajaran Batutulis. 

Setibanya Dedi Mulyadi di museum Pajajaran Batutulis, sorakan warga semakin histeris dan menyebut nama "Pak Dedi, Bapak Aing".

Kegiatan pun diawali dengan ritual di tengah jalan yang tepat berhadapan antara museum Pajajaran dengan Istana Batutulis. Setelah itu, Gubernur dan pejabat lainnya menunggangi kuda putih untuk memulai perjalanan karnaval kirab budaya Tatar Sunda dari Batutulis ke Jalan Surya Kencana. 

Salah seorang warga yang hadir di acara tersebut, Rima Amelia (33) mengaku senang bisa melihat Gubernur Jawa Barat secara langsung. Menurutnya, selama ini ia hanya melihat Gubernur melalui YouTube maupun media sosial lainnya.  

"Seneng banget bisa ngeliat dan ketemu langsung Pak Dedi Bapak Aing. Cuma tadi ga bisa salaman karena mungkin banyak orang, jadi cuma bisa ngeliat doang, sama foto beliau saat naik kuda," kata Rima dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain senang ketemu Gubernur, Rima juga mengaku senang melihat kesenian yang ditampilkan di acara tersebut. Dia pun tak menyangka ternyata kesenian Jawa Barat itu banyak dan semuanya menghibur. 

"Tadi banyak ya, ada ondel-ondel berwajah cepot, gareng, petruk dan lainnya. Terus ada juga kesenian orang berkostum ondel-ondel, terus jajangkungan dan banyak lagi yang lainnya. Pokoknya seneng banget, rame dan saya baru tahu ternyata Jawa Barat punya seni dan budaya yang bervariasi," ungkapnya. 

Dia pun berharap kegiatan seperti ini terus terselenggara setiap tahun. Karena, baginya bukan cuma menghibur tetapi melalui kegiatan tersebut dirinya bisa tahu seni dan budaya yang ada di Jawa Barat. 

"Yang terpenting saya mendoakan Pak Dedi selalu sehat dan panjang umur agar bisa terus menjalankan tugasnya, serta selalu dekat dengan rakyat," tandasnya. 

Sebagai informasi, kirab budaya Tatar Sunda ini diisi dengan beragam kegiatan, dari mulai arak-arakan kesenian sunda dan juga pawai Kirab Mahkota Binokasih. 

Selain itu, ada pula penampilan kesenian yang dibawakan oleh berbagai kampung adat, seperti Gelaralam, Sinarresmi, ?Ciptamulya, Naga, ?Urug, Kuta, ?Dukuh, ?Cigugur, Cikondang, Pulo, Cireundeu, Miduana, Cikalong dan Galuh. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA