Berdasarkan keterangan dari Kementerian Dalam Negeri Maroko pada Minggu (22/3), para militan tersebut diamankan dalam serangkaian penggerebekkan di sejumlah kota di Maroko seperti Agadir, Rabat, Boujaad, Tangiers, Ain Harouda, dan wilayah Sahara.
"Senjata api dan sjeumlah amunisi yang digunakan untuk membunuh tokoh-tokoh politik, militer dan sipil juga diamankan di dekat Agadir," kata pernyataan pihak kementerian itu seperti dimuat
Press TV.
Sebelumnya, para militan itu telah bersumpah untuk berafiliasi dengan pimpinan ISIS, Ibrahim al-Samarrai aka Abu Bakr al-Baghdadi dan merekrut sejumlah warga Maroko dengan tujuan untuk membantu mereka pergi ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan ISIS.
Beradasarkan data resmi pemerintah Maroko, ada sekitar 1.500 hingg 2.000 warga Maroko yang ikut bergabung dengan ISIS baik di Irak, Suriah, dan Libya.
[mel]
BERITA TERKAIT: