"Sepertinya, ada intervensi dari elit-elit institusi lain terhadap Polri," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 13/3).
Jika intervensi ini dibiarkan, lanjut Neta, maka ini akan menjadi preseden, yang bukan mustahil untuk kasus-kasus lain intervensi juga akan terjadi.
"Penundaan ini menunjukkan Polri tidak profesional dan diskriminatif," tegas Neta.
Neta menyayangkan penundaan ini. Apalagi selama ini Samad dan BW cenderung melecehkan penyidik, dengan cara mempersulit, mempermainkan, dan mengabaikan panggilan untuk pemeriksaan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: