"Putusan Mahkamah Partai Golkar dan Menkumham harus disyukuri oleh seluruh keluarga besar Golkar, karena setidaknya ada lima hal postif yang bisa dipetik untuk kepentingan partai dan bangsa ini," kata Jurubicara Poros Muda Golkar, Andi Sinulingga, kepada
Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 13/3).
Hal positif pertama, ungkap Andi, Golkar selamat dari kekosongan kepemimpinan seperti yang terjadi selama ini. Kedua, konsolidasi organisasi yang selama ini terbengkalai, bisa segera dilaksanakan, mengingat hampir semua daerah akan habis masa baktinya.
Ketiga, lanjut Andi, Golkar masih punya waktu dan fokus pada persiapan Pilkada sekaligus bisa memenangkan 50 persn dari pilkada yang berlangsung serentak di bulan Desember tahun ini. Keempat, ada pergeseran masa bakti Partai Golkar jadi 2016 sampai dengan 2021, sehingga Golkar ke depan akan lebih kuat dan tidak lagi terpengaruh dengan bias-bias negatif pasca Pileg dan Pilpres.
"Kelima, keputusan Menkumham itu meredakan hiruk pikuk politik yg selama ini dirasakan di negatif bagi publik," kata Andi, sambil berharap semua pihak bisa menerima keputusan ini.
[ysa]
BERITA TERKAIT: