Konflik KPK-Polri Terus Terjadi Bila Jokowi Tak Segera Melantik Budi Gunawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 04 Februari 2015, 09:15 WIB
Konflik KPK-Polri Terus Terjadi Bila Jokowi Tak Segera Melantik Budi Gunawan
budi gunawan/net
rmol news logo . Presiden Joko Widodo perlu segera melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri karena sudah mendapat persetujuan DPR sebagai legitimasi suara rakyat.

"Untuk itu Jokowi perlu bersikap tegas. Ini cara ampuh untuk
menyelesaikan situasi yang makin semrawut pasca konflik KPK dan Polri," Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 4/2).

Nete mengingatkan, jika Presiden tidak tegas sebagai kepala negara dan cenderung terombang ambing dalam opini pihak-pihak tertentu, sama artinya Jokowi abai pada konstitusi dan tidak patuh hukum. Sikap Jokowi yang tidak tegas hanya akan membuat konflik KPK versus Polri akan terus berkepanjangan.

Sebaliknya, lanjut Neta, jika Jokowi tegas segera melantik BG sebagai Kapolri, satu masalah konstitusi selesai sudah.

"Jika pun nanti dalam proses selanjutnya, BG ternyata terbukti menerima gratifikasi, Presiden punya hak prerogatif untuk mencopot dan menggantinya," demikian Neta. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA