Menkumham Era SBY: Jangan Jadikan Eksekusi Mati sebagai Tontonan!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 21 Januari 2015, 15:59 WIB
Menkumham Era SBY: Jangan Jadikan Eksekusi Mati sebagai Tontonan<i>!</i>
amir syamsuddin/net
rmol news logo . Menurut Jaksa Agung, HM Prasetyo, eksekusi mati terpidana kasus narkoba bukanlah sesuatu yang menyenangkan buat pemerintah Indonesia. Namun demikian hal itu tetap harus dijalankan demi tegaknya hukum di Indonesia.

Mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin, setuju dengan pernyataan Prasetyo bahwa eksekusi mati memang bukanlah hal yang menyenangkan.

"Karena itu, sebagai manusia beradab, kita wajib menghindarkan ekposure eksekusi mati menjadi tontonan gratis dari suatu teater maut dan kematian," kata Amir kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 21/1).

Masih kata Amir, wajib juga dihindari mengekspos daftar nama orang-orang yang akan dieksekusi secara besar-besaran. Seolah pemberitaan dapat dinikmati sebagai show dan tontonan kehebatan pemerintah.

"Kasihanilah para keluarga para calon tereksekusi. mereka berhak diberi ketenangan," demikian Amir. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA