Menteri Andrinof: Perangi Narkoba Jangan Setengah Hati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 20 Januari 2015, 06:50 WIB
Menteri Andrinof: Perangi Narkoba Jangan Setengah Hati
andrinof/net
rmol news logo . Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Andrinof A Chaniago, merinding ketika Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, Kementerian Sosial, dan Kementerian Hukum dan HAM memaparkan data-data tentang korban narkoba dan aktifitas bisnis narkoba.

Karena itu, ungkap Andrinof, ketika Presiden Joko Widodo menolak memberikan grasi untuk mereka yang sudah divonis mati oleh pengadilan, ia mendukungnya.

"Perang terhadap narkoba jangan setengah hati," ungkap Andrinof dalam laman facebook-nya, pagi ini (Selasa, 20/1).

Keputusan Presiden Jokowi terkait dengan pelaksanaan hukuman mati terhadap terpidana mati kasus narkoba menuuai pro dan kontra. Akibat keputusan ini, Belanda dan Brazil menarik duta besarnya dari Jakarta.

Di dalam negeri, keputusan Jokowi ini menuai dukungan. Diantaranya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA