TRAGEDI QZ8501

Fahri Hamzah: Malpraktek Ada di Pemerintah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 09 Januari 2015, 19:48 WIB
Fahri Hamzah: Malpraktek Ada di Pemerintah
ignasius johan/net
rmol news logo Langkah yang diambil oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan atas kecelakaan pesawat AirAsia QZ 501 yang jatuh di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah membuat gerah parlemen.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai bahwa pemerintah seharusnya mengaku salah karena tidak bisa menjaga birokrasi dari praktik tidak terpuji. Terlebih, kejadian tersebut sudah mencoreng industri penerbangan di Indonesia.

"Malpraktek itu ada pada pemerintah, sehingga industri tidak boleh dibebankan dengan kebobrokan birokrasi. Sebab, industri itu sifatnya global, seperti airlines. Mereka akan berfikir 'loh kok Indonesia seperti ini ya?', yang salah pemerintahnya tapi yang salah malah kita," tukas Fahri saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 9/1).

Fahri menyebut bahwa pembekuan rute dan penghapusan penerbangan Low Cost Carrier (LCC) merupakan langkah yang kurang tepat. Menurutnya, pihak yang seharusnya dihukum dalam kejadian ini adalah pemerintah sendiri.

"Kalau kesalahannya pada anda (Jonan), maka tindakannya jangan ke orang lain, hukum diri sendiri," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA