Anis Matta: Revolusi Hanya Bisa Dimulai dari Hati yang Bersih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 04 Januari 2015, 00:48 WIB
Anis Matta: Revolusi Hanya Bisa Dimulai dari Hati yang Bersih
anis matta/net
rmol news logo . Makna kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah spirit perubahan dan perbaikan akhlak. Dalam perjalanan hidup Rasulullah SAW, ada banyak momen perubahan, bahkan revolusi.

Demikian pandangan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, terkait dengan maulid Nabi yang jatuh pada 2 Januari lalu. Menurut Anis, sejak hati Nabi dibersihkan oleh malaikat, datangnya wahyu Iqra', hijrah ke Yastrib, hingga kejayaan Islam, semua mengandung pesan perubahan.

"Perubahan pertama, adalah membersihkn hati dan mawas diri, menghilangkn semua prasangka buruk. revolusi hanya bisa dimulai dari hati yang bersih," ungkap Anis.

Masih kata Anis, terangnya hati (nurani) adalah modal menerima kebenaran wahyu Allah. Sementara hati yangg gelap (zulmani) menghalangi dari semua wahyu dan kebaikan dari Allah SWT.

Menurut Anis, wahyu "Bacalah" (turun al-Quran Surat al-Alaq) yang diikuti dengan "Hai Orang Berselimut" (turun Al-Quran Surat Al-Mudatstsir)  adalah pesan untuk memahami dan bertindak mengubah keadaan. Tidak membiarkan diri dalam kegelapan, tidak juga berpangku tangan.

"Wahyu 'Bacalah' yang dilanjutkan dengan 'Wahai Orang Berselimut; adalah ajakan revolusi pertama. Pesan utamanya, jangan takut," tegas Anis.

Simbol perubahan dalam sirah nabawiyah (sejarah Nabi), lanjut Anis, adalah hijrah dari Makkah ke Madinah. Tindakan yang pada mulanya bersifat taktis menghindari teror kafir Quraisy ini berubah menjadi tonggak peradaban luar biasa.

"Yang dibawa Rasulullah bukan semata ajarah kesalehan individual, tapi cetak biru revolusi damai membangun peradaban yang memuliakan manusia. Rasulullah mentransformasi kesalehan pribadi yang tunggal orang per orang, menjadi peradaban hingga mencapai 2 miliar umat Islam sekarangm" jelas Anis Matta, melalui akun twitternya  @anismatta beberapa saat lalu (Minggu, 4/1).

Jika dihitung matematis, lanjut Anis, hanya dalam waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari sejak diangkat menjadi Nabi, Rasulullah SAW membangun peradaban. Dan belum pernah ada perubahn sosial, bahkan revolusi yg lebih cepat dan luas dari penyebaran Islam seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad.

"Rrevolusi Islam oleh Rasulullah SAW bisa diibaratkan gerakan shalat: diawali takbiratul ihram, diakhiri dengan salam ke kiri ke kanan. Inti ajaran Islam adalah hablumminallah dan hablumminannas yang seimbang.Dan itu dimulai dengan revolusi kesadaran, berupa tauhid," demikian Anis. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA