Pengamat: Media Belum Terapkan Jurnalisme Empati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 03 Januari 2015, 21:19 WIB
Pengamat: Media Belum Terapkan Jurnalisme Empati
airasia:net
rmol news logo Media massa, terutama televisi, dinilai belum menerapkan prinsip jurnalisme empati dalam meliput bencana alam, seperti musibah pesawat Air Asia QZ8501.

Demikian disampaikan pengamat media UIN Sunan Kalijaga, Iswandi Syahputra dalam keterangan yang diterima Sabtu (3/1). Menurutnya, media televisi terlalu gegabah dalam memberitakan peristiwa bencana.

"Meliput peristiwa bencana berbeda dari meliput peristiwa biasa, teknik reportasenya juga harus berbeda. Sebaiknya media atau wartawan dalam meliput peristiwa bencana atau konflik menggunakan perspektif empati," ujarnya.

Lebih lanjut Iswandi menjelaskan bahwa dalam jurnalisme empati, media atau wartawan harus dapat mengerti nilai baik apa yang diinginkan khalayak.

"Apakah menampilkan gambar korban terapung di laut itu baik? Apakah menyajikan analisis bencana berdasar teori konspirasi itu bermanfaat? Apakah mengungkit kehidupan pribadi korban itu dibutuhkan? Rasa duka keluarga korban harus bisa dirasakan secara empati bukan dieksploitasi," tegasnya.

Dalam meliput bencana, sambung Iswandi, media massa sebaiknya menyajikan informasi yang mendidik dan menyadarkan hak warga atau korban bencana.

"Dalam kasus musibah pesawat Air Asia media bisa mendalami masalah misalnya, bagaimana langkah evakuasi yang ideal? Bagaimana hak korban dan keluarganya? Kalau ini kelalaian maskapai, apakah perlu ajukan gugatan hukum? Bagaimana pemerintah mengatur dan mengawasi industri penerbangan? Bagaimana pemulihan psikologi keluarga korban yang shock?. Masih banyak sisi lain yang dibutuhkan publik daripada berputar-putar pada berita dramatis dan sensasional", tandasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA