"Bung Karno menjaga secara seimbang hubungan, baik dengan Korea Utara maupun Korea Selatan," kata Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negri dan Hubungan Internasional, Andreas Hugo Pareira, kepada Kantor Berita Politik
RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 10/12).
Karena itu, Andreas juga percaya, Presiden Joko Widodo, yang hari ini bertolak ke Korea Selatan, akan menjaga keseimbangan yang sama. Hubungan antara pemerintahan Indonesia, baik dengan Korea Selatan maupun Korea Utara, akan terjalin semakin baik.
Menurut Andreas, hubungan Bung Karno dengan Korea Utara secara khusus juga memiliki sejarah yang sangat panjang. Hubungan antara Bung Karno dengan Pemimpin Korea Utara Kim Il Sung juga diteruskan dengan hubungan antara Presiden Megawati Soekarnoputri dengan Pemimpin Korea Utara putera Kim Il Sung, Kom Jong Il.
Hubungan ini juga terjalin antara PDI Perjuangan dengan Partai Pekeja Korea Utara. Di mata orang Korea, nama Megawati punya kesan tersendiri dan sangat dikenang. Saat menjadi Presiden, Megawati memainkan peran penting dan meredakan ketegangan di antara dua Korea.
Saat itu, Megawati Soekarnoputri datang mengunjungi Presiden Kim Jong Il di Korea Utara. Keesokan harinya, Megawati terbang ke Seoul menemui pemimpin Korea Selatan Kim Dae Jung untuk membawa pesan perdamaian dari sahabatnya di utara. Kim di selatan dan Megawati sama-sama bekas pembangkang bagi penguasa terdahulu. Peran yang dimainkan Megawati ini sangat berkesan bagi orang-orang Korea
Ke depan, Andreas berharap dan juga percaya hubungan Indonesia-Korea Utara, maupun hubungan PDI Perjuangan dan Partai Pekerja akan tetap terjalin dengan baik.
[ysa]
BERITA TERKAIT: