ARB Harus Gelar Munas Lagi Bila Balik Dukung Pilkada Langsung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 10 Desember 2014, 06:44 WIB
ARB Harus Gelar Munas Lagi Bila Balik Dukung Pilkada Langsung
aburizal bakrie/net
rmol news logo . Bila Aburizal Bakrie, Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali, akhirnya menerima pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung maka ia harus menggelar Munas kembali.

Sebab keputusan Munas Bali adalah menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) atau menolak pilkada langsung, yang itu berarti keputusan Munas hanya bisa dianulir oleh Nunas juga

"Kalau ical mendukung pilkada langsung, maka dia juga harus meminta maaf kepada publik dan khususnya kepada anggota DPR yang diberikan sangsi pemecatan karena berdiri mendukung pilkada langsung," kata Jurubicara Poros Muda Partai Golkar, Andi Sinulingga, kepada RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 10/12).'

Masih kata Andi, bila ARB menerima pilkada langsung itu memberikan makna bahwa penolakan yg dia lakukan selama ini tanpa didasari oleh keyakinan atas argumentasi, melainkan hanya soal praktis politik saja untuk kepentingan tawar menawar politik dirinya. Ini juga artinya bukan didasari oleh kepentingan bangsa dan negara.

"Karena kalau di dasari untuk kepentingan bangsa dan negara, seharusnya Ical tetap bertarung secara politik dengan gentle," demikian Andi.

Melalui akun twitter @aburizalbakrie, ARB mengatakan ia akhirnya medukung Pilkada langsung. Hal didasari karena beberapa alasan, seperti keinginan masyarakat luas untuk tetap melaksanakan Pilkada Langsung; kesepakatan awal bulan Oktober antara 6 partai-partai tersebut di atas; dan pembicaraan dengan partai-partai dalam KMP. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA