"Publik mana yang dimaksud oleh Denny. Publik juga pasti tahu siapa Denny JA dan apa kepentingannya dalam Pilkada langsung itu," kata Wakil Bendahara Umum DPP Golkar hasil Munas Bali, Ali Mochtar Ngabalin, kepada Kantor Berita Politik
RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 9/12).
Ali Mochtar pun mengingatkan, sebagai orang terdidik Denny JA seharusnya juga punya tanggungjawab sosial kepada bangsa dan negara. Dalam artian, Denny JA tak selalu menggunakan dan melihat persoalan dari sisi bisnis dia belaka.
Dalam hal Pilkada langsung, lanjut Ali Mochtar, seharusnya Denny juga paham dan mulai menghormati perspektif lain, yang memang berdasarkan fakta di lapangan. Misalnya Denny harus sadar bahwa dengan Pilkada langsung melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang tidak berkualitas, dan hanya mengandalkan uang belaka. Pilkada langsung juga lebih banyak menghamburkan uang negara hingga triliunan rupiah.
"Denny juga harus paham dan melihat persoalan dengan obyektif, sebagai orang terdidik. Faktanya bahwa saat ini rakyat juga dibodohi, dininabobokan dan disogok dengan berbagai cara," demikian Ali Mochtar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: