Bang Yos: Tentara Banyak Nganggur Penyebab Konflik di Batam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 21 November 2014, 00:04 WIB
Bang Yos: Tentara Banyak Nganggur Penyebab Konflik di Batam
sutiyoso/net
rmol news logo . Konflik antara TNI dan Polri di Batam, Kepulauan Riau, perlu dikaji akar penyebabnya, mengingat fenomena konflik kedua aparat keamanan itu juga kerap terjadi di Indonesia.

Mantan Pangdam Jaya, Mayjen (purn) Sutiyoso berpendapat bahwa tugas tentara yang semakin tersingkir turut melatari konflik itu. Tentara, kata dia, dahulu berperan sangat besar, bahkan tugas kepolisian turut diambil alih TNI. Bahkan saat ini urusan menangani teroris diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Kemudian setelah reformasi ada kebijakan baru. Tentara seperti tersingkirkan, semua tugas tentara itu (yang banyak) menjadi sama dengan polisi. Sehingga tentara hanya jadi unsur pengamanan pertahanan saja," ujarnya usai menghadiri Milad Muhammadiyah ke-102 di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 20/11).

Saat ini tugas tentara hanya terkonsentrasi di asrama. Mereka hanya disuruh latihan baris berbaris yang, menurut Sutiyoso, sangat membosankan. Sementara di satu sisi daerah konflik sudah tidak ada.

"Kalau saya dulu kan Kenyang tugas, Di Kalbar saya terlibat, di Timtim saya terlibat, di aceh juga. Tentara sekarang banyak ngangurnya. Mereka juga butuh tugas-tugas terhormat," tandas mantan gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Bang Yos itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA