Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Ridwan Mukti bahkan menyebut pemecatan tersebut sebagai tindakan tidak demokratis yang sama dengan aksi pembunuhan.
"Pemecatan itu pembunuhan, pecat memecat itu bukan lagi permusuhan, harus jadi introspeksi," ungkap Bupati Musi Rawas, Sumatera Selatan itu dalam diskusi mingguan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (7/11).
Ridwan juga menyindir sikap ARB, yang hanya demokratis sebatas di mulut tanpa diimbangi tindakan. Pernyataan Ridwan itu berkaca pada pernyataan ARB di diskusi yang sama, yang meminta AMPG bersikap demokratis dalam setiap tindakan.
"Ketika ke orang lain minta demokratis, tapi ke kita sendiri bagaimanapun diakal-akalin," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: