Penilaian tersebut disampaikan pengamat intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati. Susaningtyas pun menilai Sjafrie paling layak menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
"Beliau juga juga belum terlalu lama meninggalkan TNI dan cukup menguasai strategi membangun industri pertahanan," ungkap Susaningtyas kepada
RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 5/11).
Terkait kritik yang dilontarkan jurnalis investigasi, Allan Nairn, bahwa Sjafrie terlibat kasus pelanggaran HAM, Susaningtyas menepis hal itu.
"Kita jangan terpengaruh Allan yang entah apa kepentinggannya," tegas Nuning, begitu Susaningtyas disapa, sambil mengatakan bahwa Sjafrie tidak terbukti terlibat kasus pelanggaran HAM.
[ysa]
BERITA TERKAIT: