"Mestinya SBY bisa mengambil langkah-langkah antisipatif, sehingga tidak terjadi antrean panjang di sejumlah daerah. Kelangkaan BBM ini dapat mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat, yang dapat menyebabkan inflasi," kata peneliti Populis Institute, David Krisna Alka, beberapa saat lalu (Rabu, 27/8).
David mengingatkan, kelangkaan BBM ini dapat mengganggu transisi pemerintahan jelang pelantikan Jokowi pada 20 Oktober nanti. Karena itu sudah seharusnya SBY mengambil langkah-langkah serius untuk menyelesaikan masalah kelangkaan BBM ini, termasuk memperlancar pemasokan BBM.
"Sudah saatnya SBY mengambil langkah menaikkan harga BBM, sehingga ada kepastian perihal ketersediaan dan kepastian harga BBM," tegas David.
Di samping itu, lanjutnya, langkah SBY tersebut akan mempermulus transisi pemerintahan sehingga Jokowi dalam melaksanakan program-program kerakyatan mempunyai anggaran yang cukup dalam APBN 2015.
[ysa]
BERITA TERKAIT: