
. Akibat serangan Israel, kini di Gaza semakin banyak anak-anak yatim, yang tak lagi memiliki ayah. Karena itulah, ACT membuka peluang sebagai prolog qurban dengan program "Aqiqah untuk Anak-anak Gaza."
Menurut Marketing Global Qurban, Ibnu Khajar, setiap jiwa yang bertahan di Gaza Palestina, berpotensi syahid mempertahankan Tanah Airnya.
"Kalau Anda beraqiqah atas nama anak di Gaza, insyaAllah mereka calon-calon syuhada yang akan ikhlas mengajak orang yang mengaqiqahinya bersama-sama masul surga," katanya dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 27/8).
Tak hanya mengajak masyarakat Indonesia, ACT juga memelopori dengan mengaqiqahi perdana untuk 100 anak Gaza.
"Semoga lembaga ini meraih keberkahan, mendapat doa hebat yang dikabukan Allah karena terlantun dari hati-hati ikhlas penjaga Bumi Al-Aqsha, Palestina," demikian Ibnu.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: