Menurut peneliti IndoStrategi, Andar Nubowo, rencana menaikkan harga BBM sebagaimana disampaikan Jokowi dalam beberapa kesempatan sebenarnya tidak bisa hanya dibebankan kepada Presiden terpilih 2014-2019 tersebut. Sebab sebenarnya ini merupakan bukti kegagalan SBY dalam melakukan terobosan dan reformasi dalam sektor energi.
Andar menilai SBY gagal dalam menerapkan korversi dari BBM ke gas. Di saat yang sama, infrastruktur tidak disiapkan dengan baik sehingga ketergantungan terhadap BBM sangat besar.
"Faktor inilah yang kemudian sangat membebani postur APBN 2015," ucap Andar beberapa saat lalu (Selasa, 26/8).
Di samping itu, lanjut Andar, SBY juga gagal dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM sebagaimana APBNP 2014. Komsumsi BBM melebihi batas maksimal yang tertera dalam UU.
"Isu BBM ini dapat menjadi isu politik yang liar, yang dapat mengganggu awal pemerintahan Jokowi-JK. Karenanya, SBY mesti duduk bersama Jokowi mencari jalan keluar terbaik dalam soal kenaikan harga BBM," demikian Andar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: