Menanti Oposisi Spektakuler

MK malam tadi (Kamis, 21/8) telah memutuskan untuk menolak semua permohonan Prabowo-Hatta dalam sengketa Pilpres 2014. Artinya, Indonesia kelak akan resmi dipimpin oleh pasangan Jokowi-JK untuk 5 tahun mendatang.

Apapun alasannya hal ini harus disyukuri dan didukung oleh seluruh rakyat Indonesia.

Banyak politisi mengatakan bahwa kemenangan Jokowi-JK adalah kemenangan rakyat.

Nah untuk yang satu ini saya tidak setuju. Layaknya sebuah kompetisi, tidak ada kemenangan bersama untuk dua kubu sekaligus. Ini jelas kemenangan Jokowi-JK dan pendukungnya. Pendukung Prabowo-Hatta harus legowo sebagai pihak yang kalah.

Namun roda kehidupan bernegara harus terus berputar. Bagi pihak yang menang segera jalankan amanah dan buat negara ini lebih baik.

Bagi pihak yang belum mendapat dukungan mayoritas dari rakyat masih dapat terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa ini. Menjadi oposisi yang strategis dan kritis adalah pilihan terhormat.

Menjadi oposisi bukanlah posisi yang harus selalu mengkritik, tidak setuju atau menghujat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Menjadi oposisi harus dapat menjadi ‎penyeimbang pemerintah dengan kajian kritis, memberi pandangan dengan perspektif lain dengan usulan solusi yang dapat jadi masukan untuk pemerintah.

Bila oposisi sudah mengambil peran seperti itu maka inilah oposisi spektakuler yang kelak setiap pandangan kritisnya juga dapat digunakan untuk memajukan bangsa.

Oposisi spektakuler bagaikan menanam benih kepercayaan untuk rakyat dan memanen buahnya lima tahun mendatang. Kehadiran oposisi spektakuler dapat menjaga dan mendorong pemerintah terpilih untuk selalu memberikan dan melaksanakan program terbaik untuk rakyat.

Bila Golkar dan Demokrat yang pernah mendapat kepercayaan rakyat dalam menjalankan roda pemerintahan memutuskan untuk menjadi oposisi kritis maka akan baik sekali bagi Indonesia. Hal ini akan memaksa pemerintah Jokowi-JK untuk hanya mengeluarkan program terbaik bagi rakyat.

Saya ucapkan terima kasih kepada Prabowo-Hatta yang telah mencoba memberikan pilihan lain kepada rakyat dalam memilih presiden ke-7 Indonesia. Selamat kepada pemenang Pilpres 2014   Jokowi-JK. Selamat bekerja! Buktikan janji-janji anda, selesaikan amanah rakyat dan bawalah Indonesia ke jenjang yang lebih baik! [***]

Penulis adalah pengamat komunikasi politik. Dapat dihubungi di akun Twitter @satriohendri.

Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Pandangan Jokowi Tentang Kunci Lapangan Kerja Dipertanyakan
Pesan Kunci

Pandangan Jokowi Tentang Kun..

21 Februari 2021 17:38
Cegah Demokrasi Jalanan, JK Minta PKS Bawa Suara Umat Dengan Baik
Pesan Kunci

Cegah Demokrasi Jalanan, JK ..

29 November 2020 12:50
Renggut Korban Jiwa, Komisi X Minta Kemendikbud Harus Perhatikan Dampak Negatif PJJ
Pesan Kunci

Renggut Korban Jiwa, Komisi ..

16 September 2020 19:48
Jokowi Warning Jangan Selewengkan Dana Covid-19, Cak Nanto: Masyarakat Sipil Harus Aktif Mengawal
Pesan Kunci

Jokowi Warning Jangan Selewe..

16 Juni 2020 08:29
Rizal Ramli: Ketika Visi Tidak Nyambung Dengan Policy Dan Personalia, Buntutnya Tragedi!
Pesan Kunci

Rizal Ramli: Ketika Visi Tid..

22 Oktober 2019 13:09
Respek Konsisten Oposisi, Surya Paloh Dkk Akan Temui Petinggi PKS
Pesan Kunci

Respek Konsisten Oposisi, Su..

19 Oktober 2019 11:37
Dinamika Di Detik-detik Terakhir Menjelang Pemilu 2019: Mampukah Kalahkan Jokowi?
Pesan Kunci

Dinamika Di Detik-detik Tera..

16 April 2019 11:09
Siapa Lebih
Pesan Kunci

Siapa Lebih Receh Di 2019?

23 Desember 2018 13:32