PDIP: Keputusan MK Jadi Momentum Rekonsiliasi Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 21 Agustus 2014, 14:38 WIB
PDIP: Keputusan MK Jadi Momentum Rekonsiliasi Nasional
ilustrasi/net
rmol news logo . Semua pasti akan menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilpres 2014. Dan keputusan MK tersebut akan menjadi bagian dari gema rekonsiliasi nasional pasca Pilpres 2014.

Demikian keyakinan Wasekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Hasto pun menegaskan, seluruh proses persidangan di MK sejatinya tidak hanya berkaitan dengan sengketa selisih hasil suara, namun menjadi bagian konsistensi untuk menyelesaikan seluruh sengketa pemilu melalui jalan demokratis yang semakin dilembagakan melalui jalan supremasi hukum.

"Hal inilah yang harus dilihat sebagai manifestasi kematangan demokrasi di Indonesia. Dengan demikian saya meyakini sepenuhnya, bahwa semua pihak akan menerima keputusan MK," tegas Hasto beberapa saat lalu (Kamis, 21/8).

Hato juga yakin keputusan MK menjadi momentum penting yang memperkuat gema rekonsiliasi nasional. Artinya, seluruh elemen bangsa akan menganggap proses pilpres selesai dan saatnya untuk terus maju membangun bangsa.

"Kini saatnya seluruh energi dicurahkan untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Jokowi pun akan menjadi presiden bagi semua, yakni presidennya seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Lebih jauh, Hasto menilai bahwa keputusan MK yang terjadi dalam momentum Proklamasi kemerdekaan RI ke-69 akan semakin memperkuat energi persatuan. Termasuk bagi pihak pemenang, untuk menggunakan kekuasaan politik agar semakin memerdekakan rakyat dari penjajahan ekonomi.

"Kerja-kerja seperti penciptaan lapangan kerja, pemberantasan kemiskinan, dan stabilisasi harga kebutuhan pokok rakyat menjadi prioritas utama. Dan ditambah penguatan infrastruktur perekonomian nasional," tandas pria yang menjabat sebagai Juru Bicara Tim Kampanye Jokowi-JK itu saat Pilpres lalu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA