Karena itu, kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, bisa saja PDI Perjuangan mencari calon ketua umum untuk Kongres 2015 di luar trah Bung Karno. Ketua umum di luar trah Bung Karno ini bisa menjalankan roda kepemimpinan hingga 2020, hingga akhirnya Puan atau Prananda benar-benar matang.
"Di luar trah Bung Karno itu, yang bisa jadi ketua umum, menurut hemat saya ada dua orang yang layak. Mereka adalah Tjahjo Kumolo atau Pramono Anung," kata Asep kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 21/8).
Namun, Asep melanjutkan, bila pun Tjahjo atau Pram jadi ketua umum, peran Mega jangan dikesampingkan. Kehadiran Mega tetap diperlukan untuk menjaga soliditas partai. Mega misalnya bisa saja menjadi semacam dewan pembina atau dewan pertimbangan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: