Otoritarianisme Elit Golkar Semakin Terlihat Nyata

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 09 Agustus 2014, 14:32 WIB
Otoritarianisme Elit Golkar Semakin Terlihat Nyata
golkar/net
rmol news logo . Otoritarianisme segelintir elit Golkar semakin terlihat nyata. Otoritarianisme itu misalnya hadir dalam bentuk ancaman bertubi-tubi kepada pihak-pihak yang berbeda dengan orientasi politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai.

"Agung Laksono pun tak juga luput dari ancaman tersebut. Beliau yang giat mendorong Munas Oktober 2014 demi AD/ART, terancam didepak dari posisinya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar," kata politisi muda Golkar, Poempida Hidayatullah.

Sikap otoritarianisme tidak hanya sampai di situ saja. katnya, Semua pengurus daerah juga terancam dibekukan apabila menyuarakan atau mendorong Munas diselenggarakan di Oktober 2014.

"Mengapa Golkar menjadi sedemikian mundur? Apakah egosentris elit Golkar semakin tidak terkendali dan tidak bisa lagi bermain politik secara cerdas," sindirnya, sebagaimana dilansir JPNN.

Poempida khawatir jika masalah seperti ini dibiarkan oleh segenap kader Golkar, maka kemunduran partai jelas terjadi . Atau bahkan berpotensi terjadi Destructive Revolution, atau revolusi yang menghancurkan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA