KONGRES PMII KE-XVIII

Tidak Benar Dwi Winarno Hanya Pengepul Suara untuk Kandidat Lain

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Jumat, 06 Juni 2014, 22:11 WIB
rmol news logo Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dari Jakarta, Dwi Winarno menegaskan tidak akan mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum PB PMII. Hal ini sekaligus menepis rumor dirinya akan melempar suara kepada salah satu kandidat.

"Kami menepis rumor yang beredar bahwa Dwi hanya pengepul suara untuk kandidat lain. Hal itu tidak benar. Dwi sekarang itu sudah menjadi Ketua I PB PMII, sudah tidak memiliki target struktur di PB PMII selain Ketua Umum," kata Ketua Badan Pemenangan Kongres untuk Dwi Winarno, Andi Tansi, yang juga Bendahara Umum PB PMII periode sekarang, dalam pesan elektroniknya kepada redaksi (Jumat, 6/6).

Terlebih, kata dia, mantan Ketua Umum PB PMII Muhyidin Arubusman dan Ahmad Bagja memberikan perintah agar Dwi terus maju sebagai Ketua Umum, bukan posisi lainnya.

Lebih lanjut Andi Tansi menyampaikan, rumor Dwi sebagai pengepul suara sengaja dihembuskan oleh pihak lain yang merasa terancam dengan semakin banyaknya cabang yang merapat ke Dwi.

"Semakin hari kekuatan Dwi semakin kuat. Daya pikat Dwi terletak pada ide dan gagasan yang ditawarkan kepada cabang-cabang. Hal inilah yang tidak ditonjolkan oleh kandidat lainnya," ujar Andi Tansi.

"Tukar gagasan dan ide menjadi nilai tawar kita. Kita sudah road show menemui cabang-cabang untuk diskusi tentang pengembangan PMII kedepan. Alhamdulillah, seluruh cabang yang sudah diskusi dengan kita Insya Allah akan mendukung Dwi untuk jadi Ketua Umum PB PMII," sambung Andi.

Sejak tanggal 30 Mei PB PMII telah menyelenggarakan Kongres ke-XVIII di Jambi. Sebanyak 228 cabang se-Indonesia hadir mengikuti kongres. Kongres sendiri mulanya dijadwalkan berakhir tanggal 6 Juni 2014. Namun melihat perkembangan di lapangan, kemungkinan kongres akan mundur beberapa hari.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA