Presiden ke-5 RI itu tiba sekitar pukul 12.15 WIB dengan mengenakan busana bernuansa merah, untuk mengikuti lanjutan agenda partai yang juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP.
Setibanya di lokasi, Megawati disambut hangat oleh putranya yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif, Prananda Prabowo, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, serta sejumlah pengurus partai lainnya.
Didampingi Prananda saat memasuki arena Rakernas, Megawati berjalan perlahan sembari sesekali tersenyum dan melambaikan tangan ke arah awak media yang menunggu di koridor menuju aula utama Rakernas.
Sembari menggunakan boogie car, Megawati juga menyempatkan diri mengelilingi sejumlah stan UMKM di arena Rakernas. Ia sempat berhenti dan mengamati aktivitas yang sedang berlangsung di stan peragaan busana “Singgasana Seni Bung Karno”.
Diketahui, fashion show bertajuk “Singgasana Seni Bung Karno” merupakan garapan Media Pintar Perjuangan (MPP) yang ditampilkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan, sekaligus bagian dari agenda Rakernas, pada Sabtu, 10 Januari 2026 kemarin.
Sebagai informasi, dalam rangkaian HUT ke-53 PDI Perjuangan dan Rakernas I Partai, DPP PDIP mengusung tema “Satyam Eva Jayate” dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya”.
Satyam Eva Jayate merupakan slogan berbahasa Sanskerta yang bermakna “Kebenaran akan Menang”.
Sementara itu, subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya” yang dikutip dari lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman, menggambarkan daya tahan dan keteguhan (resilience) yang menyertai semangat Satyam Eva Jayate.
Pada hari kedua Rakernas, agenda difokuskan pada pembahasan materi serta perumusan sikap politik partai secara lebih mendalam, menyusul pidato pembukaan dan pengarahan Ketua Umum pada hari pertama. Sejumlah agenda utama meliputi penyampaian laporan komisi serta perumusan rekomendasi strategis partai dalam menyongsong dinamika politik ke depan.
Selain itu, Megawati dijadwalkan menyampaikan pandangannya secara tertutup kepada para kader partai.
Usai itu, Megawati akan meluncurkan buku berjudul Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana Alam Megawati Soekarnoputri.
BERITA TERKAIT: