Demikian disampaikan Ketua Umum Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (Pena Imsi), Fuad Bachmid, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 14/5).
"Langkah Hatta dapat dijadikan bukti bahwa masih ada politisi yang santun di antara sejumlah politisi lainnya yang selama ini telah di cap sebagai politisi transaksional dan pragmatis," kata Fuad.
Menurut Fuad, langkah Hatta ini memberikan pesan khusus bahwa jabatan strategis di kabinet bukanlah instrumen vital untuk merebut kekuasaan yang lebih besar lagi. Sebab Jabatan itu bukan segalanya karena dedikasi dan pengabdian lah yang menjadi skala prioritas seorang tokoh
"Langkah bang Hatta dapat dijadikan contoh politisi yang tidak haus kekuasaan dan patut untuk di tiru," demikian Fuad.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: