Jokowi Tidak Akan Jadikan Pendampingnya sebagai Ban Serep

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 26 April 2014, 17:01 WIB
Jokowi Tidak Akan Jadikan Pendampingnya sebagai Ban Serep
jokowi-ara/net
rmol news logo . Jokowi bukanlah superman. Karena itulah, dalam membangun Indonesia ke depan yang lebih baik, Jokowi akan membangun tim untuk mengurai dan menuntaskan beragam persoalan yang kini masih melilit Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait. Maruarar pun menegaskan, cawapres yang akan mendampingi Jokowi haruslah orang yang bisa menjadi bagian penting dalam membangun tim yang kuat dan solid itu.

"Yang paling penting ialah Jokowi ini adalah orang tidak menganggap pendampingnya itu sebagai ban serep, tidak hanya seremonial," kata Maruarar Sirait dalam diskusi dengan tema "Arah Baru Indonesia" di Ruang Multimedia Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jalan Ganeca, Kota Bandung (Sabtu, 26/4).

Maruarar menyampaikan fakta, saat menjadi Walikota Solo, Jokowi benar-benar mendistribusikan sebegian kepemimpian kepada wakilnya, F.X. Hadi Rudyatmo. Pun demikian di Jakarta, Jokowi, sebagai Gubernur, memberikan peran yang luas kepada Wakil Gubebnur Basuki Tjahja Purnama.

"Tentu wakilnya juga harus bisa menempatkan diri bahwa dia orang nomor dua, dan tidak melewati Jokowi," ungkap Ara, biasa Maruarar disapa.

Hal paling penting, lanjut Ara, Jokowi dan pasangannya harus bisa bekerjasama dalam melakukan perubahan, seperti dalam layanan publik dan kesehatan. Perubahan ini sangat mendasar karena bila tidak ada perubahan maka rakyat juga akan kecewa.

Karena citra-cita melakukan perubahan itulah, lanjut Ara, maka mencari pasangan Jokowi juga tidak akan didasari oleh politik transaksional dan bagi-bagi kekuasaan. Mencari pasangan Jokowi lebih ditentukan oleh visi-misi, program serta platform perjuangan.

"Yaitu sosok yang bisa satu hati, satu pikiran dan satu tindakan dengan Jokowi," ungkap Ara, sambil meminta publik sabar menunggu sebab bisa dipastikan pasangan ini akan tepat sebagaimana Jokowi dipilih secara tepat oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA