Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo. Pernyataan Dradjad ini terkait dengan ulang tahun Amien Rais, yang tepat jatuh pada hari ini, 26 April. Amien Rais, yang pikiran dan gagasannya mengguncang Indonesia sejak awal 1990-an, dilahirkan pada 26 April 1944 di Solo
"Semoga beliau selalu dijaga dan dirahmati Allah SWT dalam semua hal," kata Dradjad kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 26/4).
Terkait dengan sementara pihak yang mencibir langkah Amien Rais di dunia politik dan menyebut masanya sudah habis, Dradjad memastikan bahwa pihak-pihak tersebut tidak memahami mantan Ketua Umum PAN dan juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu. Sebab sejatinya, sejak kalah dalam Pilpres 2014, Amien Rais sudah tidak ingin menjadi pemain utama lagi. Dan sejak saat itu, Amien Rais pun langsung menyiapkan kader-kader kepemimpinan baru, baik melalui Muhammadiyah maupun yang utama melalui PAN.
"Ada kader yang lolos ujian beliau, ada juga yang tidak lolos.
Alhamdulillah hasilnya, PAN terus memunculkan kader-kader pemimpin baru yang cukup disegani kualitasnya, baik di eksekutif maupun legislatif," kata Dradjad.
Bahkan, sambung Dradjad, Amien Rais sering kali menyarankan kepadapemimpin seusianya untuk tidak lagi maju sebagai pemain utama, tapi lebih sebagai guru, bapak dan kakak.
"Berkali-kali beliau mengatakan ke saya sejak 2004, periode saya sudah lewat Mas Dradjad, sekarang periode yang lebih muda-muda. Bahwa sesekali beliau tampil dan turun gunung, ya itu karena beliau masih menjadi magnet berita dan penuh gagasan. Meski begitu, saya mendoakan mereka yang suka mencibir beliau dengan doa yg baik," demikian Dradjad.
[ysa]
BERITA TERKAIT: